COD Mobile Bukan Tembakin Biasa

COD Mobile Bukan Tembakin Biasa

listadicibo.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  game yang sekarang bisa terbilang baru dan mempunyai daya saing sebagai Game yang baik. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Call of Duty

Selama dua tahun terakhir, PUBG Mobile menjadi game yang sangat digemari oleh kalangan mobile gamers. Namun dalam beberapa pekan terakhir, popularitasnya mulai memudar seiring hadirnya game Call of Duty Mobile.

Bahkan, Call of Duty: Mobile sudah diunduh oleh lebih dari 100 juta kali semenjak dirilis pada awal bulan ini, melewati pencapaian PUBG Mobile di awal kemunculannya
Kedua game tersebut juga kerap dibandingkan, karena sama-sama mengusung tema game Battle-Royale yang dapat dimainkan hingga 100 pemain dengan mode solo, duo, atau empat orang dalam satu tim.

Selain itu, keduanya game seru itu juga memanfaatkan elemen realisme sampai taraf tertentu yang dipadukan dengan kombinasi pertarungan yang intens, variasi mode permainan yang berbeda, serta aksi multipemain yang masif.Lantas, adakah beda Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile? Berikut ulasannya sebagaimana dilansir laman Pocket-Lint, Minggu

Baca Juga : Fortnite Maintance Gamers Tawuran Online

Soal grafis, kedua game ini memiliki karakter yang sangat berbeda. Jika diperhatikan dengan teliti, PUBG Mobile punya detail yang jauh lebih baik, sedangkan Call of Duty: Mobile cenderung memiliki grafis yang lebih padat.Namun, grafis Call of Duty: Mobile lebih dekat dengan kehidupan nyata. Sebagai contoh, pemain bisa menghancurkan pintu atau jendela yang bisa dirusak. Sementara PUBG Mobile tidak memiliki banyak obyek yang dapat dihancurkan.

Oleh karena itu, Call of Duty: Mobile lebih dinamis di beberapa area pertarunganPUBG Mobile tidak punya helikopter dan kemampuan untuk menghidupkan kembali teman yang sudah mati dalam satu tim. Hal ini tentu sangat berbeda dengan Call of Duty: Mobile yang menyajikan kendaraan tersebut untuk dikendarai oleh para pemain.Salah satu perbedaan Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile bisa dilihat dari cara kerja upgrade pemain dalam pertempuran.

Sedangkan dalam PUBG Mobile, gamer akan memulai game tanpa senjata untuk mode battle royale, sementara Call of Duty: Mobile membekali pemain dengan sebilah pisau yang siap digunakan untuk menyerang musuh

Fortnite Maintance Gamers Tawuran Online

Fortnite Maintance Gamers Tawuran Online

listdicibo.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Server Maintance dari Game Online Fortnite, Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai downnya server tersebut

Bagi gamer yang doyan memainkan Fortnite, pasti sadar kalau ada event black hole atau lubang hitam yang ditampilkan game battle royale satu ini. Gara-gara ini, Fortnite gak bisa dimainkan selama berjam-jam alias lumpuh.Kurang lebih, Fortnite gak bisa dimainkan sejak pukul 1.00 WIB dini hari hingga sekarang. Pengguna masih disajikan oleh layar berwarna hitam dengan dengan bulatan di bagian tengahnya yang dihiasi warna biru dan putih layaknya black hole.

Mengingat Fortnite digunakan oleh gamer di seluruh dunia, tagar #Fortnite sampai masuk Trending Topic di Twitter dengan jumlah 500 ribuan twit.Bahkan akun Instagram @fortnite juga ikut-ikutan mengunggah foto serba hitam dan video bagaimana tampilan layar ketika aplikasi game Fortnite disetel.Meski banyak yang langsung insecure apakah Fortnite menghapus game, namun spekulasi yang beredar adalah pengembang Fortnite, Epic Games tengah mempersiapkan musim terbaru, yakni musim ke-11, atau babak ke-2. Epic Games juga dipercaya menyiapkan banyak update.

Baca Juga : Games Dewasa Mantab

Mengutip The Verge, rumor yang beredar juga menyatakan bakal ada peta baru yang akan muncul di musim baru ini. Namun, sayangnya belum ada yang bisa memastikan seberapa besar perubahan yang akan digubah Epic Games.Jadi kurang lebih, event black hole atau lumpuhnya Fortnite kali ini bisa jadi sebagai strategi marketing dari Epic Games agar orang-orang mantengin terus tentang update musim ke-11 ini.

Di sisi lain, ada beberapa netizen di berbagai negara yang justru mengaku bahagia Fortnite tumbang selama berjam-jam. Mereka merasa anak-anak zaman sekarang sudah terlampau kecanduan memainkan Fortnite.

“Selama #Fortnite berakhir saya melihat banyak anak-anak bermain di luar,” twit akun @v_ceballos.

Since #Fortnite ended I see a lot of kids playing outside. Lmao

— vicente (@v_ceballos) October 14, 2019

“Anak-anak yang bermain fortnite seharian kompak panik karena mereka gak bisa main selama beberapa jam,” cuit @ColynGrayy559.

“Saya senang mereka mematikan #Fortnite untuk sementara. Sejak game ini dirilis, semua anak-anak usia 12 tahun mengeluh tentang apapun berkaitan dengan game ini. Sekarang game ini mati dan mereka menangis minta game-nya kembali,” cuit @OMG_Ronnie.