Red Dead Redemption Sequel Already

Red Dead Redemption Sequel Already

listadicibo.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Red Dead Redemption Sequel . Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Red Dead Redemption Sequel.

Peluncuran Red Dead Redemption 2 versi PC pada 5 November 2019 kemarin diwarnai oleh sejumlah kejutan. Yang paling utama adalah absennya Steam sebagai salah satu platform distribusi digital yang menawarkannya. Hingga kini tidak ada yang tahu pasti alasan Rockstar menunda perilisan RDR2 via Steam, tapi setidaknya mereka menepati janji bahwa RDR2 akan menyusul ke platform besutan Valve itu di bulan Desember.Lebih tepatnya 5 Desember 2019 mendatang, berdasarkan pengumuman singkat Rockstar via media sosial Twitter. Harganya belum tercantum pada halaman Steam-nya, tapi kemungkinan besar konsumen tetap harus membayar penuh,dengan biaya Demo dan Trial yang terpisah. Satu hal yang perlu dicatat, RDR2 versi PC memanfaatkan Rockstar Games Launcher meski Anda membelinya dari Epic Games Store maupun Humble Store, dan kemungkinan besar kasusnya akan sama persis di Steam.

Baca Juga : Battleborn Kalah Saing Dengan Overwatch

Memang terkesan cukup ribet, tapi tren inilah yang harus diterima para gamer PC dengan hati besar,apalagi untuk mereka yang menikmati Game Rockstar. Rockstar bukan developer pertama yang mewajibkan pemain meng-install launcher-nya meski mereka membeli game-nya melalui Steam. Developer lain seperti Ubisoft atau Bethesda pun juga berperilaku sama.Namun seandainya ada yang bertanya mengapa harus menunggu RDR2 muncul di Steam, saya mungkin akan menjawab karena kebijakan penyesuaian harga per region yang sudah diterapkan Steam sejak lama. Lebih lanjut, platform lain yang masih seumur jagung macam Epic Games Store juga terkendala soal metode pembayaran yang masih minim opsi.

Hal lain yang perlu disorot adalah, peluncuran RDR2 di Steam tidak akan menutupi fakta bahwa game ini masih dinodai sejumlah problem, terutama dari segi performa. Terlepas dari itu, gamer PC sudah menanti kehadirannya selama setahun lebih, dan saya yakin lambat laun kita bakal memakluminya selagi Rockstar terus membenahinya