LifeAfter

LifeAfter

listadicibo.web.id – LifeAfter, Pernah bermain The Last of Us? Bisa dibilang game ini terinspirasi dari game tersebut dimana Survival menjadi garis besar dari game ini, serta melawan Zombie tentu menu utamanya bahkan di awal game bakal ada scene dimana kalian akan melawan Zombie yang sedang mengejar mobil yang kalian tumpangi tersebut.

LifeAfter ialah game bertema survival dengan mengambil latar di masa depan dengan kehancuran dunia yang terjadi akibat Zombie Apocalypse. Game inipun menganut banyak fitur yang membuat para pemain tidak akan bosan dengan konten-konten yang akan disajikan di dalamnya.

Baca juga : Garena Speed Drifters

Daripada banyak basa-basi nih, yuk disimak ulasan dari Kru KotGa bermain LifeAfter. Ini ialah poin utama game ini, banyak hal yang mungkin belum pernah kalian coba sebelumnya. Di awal game akan banyak memberikan perkenalan fitur-fitur terbaru seperti menebang pohon, menggali batu, memanen tumbuh-tumbuhan disekitar bahkan bertarung. Hal tersebut berguna nantinya untuk mendapatkan sumber daya alam untuk tetap bertahan dalam lingkungan yang benar-benar keras.

Bingung untuk apa saja sumber daya alam yang akan dikumpulkan? Nantinya akan berguna untuk membuat bangunan, senjata, bahkan ammo. Tenang, semuanya akan dijelaskan secara perlahan di game agar para pemain tidak kesulitan untuk mengikuti alur permainan maupun fiturnya.

Bangun rumah sendiri dan membuat senjata
Salah satu poin game survival adalah bertahan dari serangan musuh dan musuh utama dari game ini ialah zombie, nantinya kalian akan diwajibkan untuk membangun rumah dan membuatnya seaman mungkin dari serangan zombie yang memiliki gelombang serangan yang berbeda-beda, bahkan akan ada Lazarov seekor Monster yang berbahaya yang cukup memberikan pertarungan tangguh untuk para pemain.

Membangun rumah sendiri agar tetap solid, dan membangun sebuah balkon agar bisa mengepick zombie dari atas sebelum ia bisa menyerang langsung ke pemain, bahkan semua interior bisa di research dan dibuat jika telah membuka level tertentu.

Pemain sendiri dapat leluasa membuat senjata untuk tetap dapat bertahan walaupun nantinya hanya mendapatkan dua senjata di awal seperti Shotgun dan Rifle. Namun hal tersebut cukup untuk melawan zombie di awal game.

Garena Speed Drifters

Garena Speed Drifters

listadicibo.web.id Garena Speed Drifters, Publisher game asal Indonesia, Garena secara telah merilis game mobile terbaru mereka, Speed Drifter. Game yang sebelumnya telah dibuka masa praregistrasinya ini telah resmi dibuka hari ini, 17 Januari 2019. Garena langsung membuka event khusus untuk menyambut perilisan Speed Drifter hari ini.

Para pemain sudah bisa berkompetisi dengan banyak orang untuk jadi Dewa Balap di Garena Speed Drifter. Selain langsung diberi banyak hadiah, para pemain bisa mengumpulkan aktivitas bermain untuk mengumpulkan Golden Wings Shards yang bisa ditukar dengan sayap emas yang eksklusif. Tambahan Voucher serta Tech Point sangat berguna bagi para pemain baru yang langsung terjun ke arena balap Speed Drifter hari ini.

Baca juga : Cyber Hunter

Speed Drifter sendiri dirilis bersamaan untuk region Indonesia, Singapura, Taiwan, Malaysia, Filiphina, dan Thailand. Kualitas server global yang cukup baik sudah bisa menghubungkan banyak pemain. Buat para Racer, mereka sudah bisa masuk dengan mudah hanya dengan mendaftarkan akun Facebook milik mereka. Ini juga akan langsung menambahkan daftar teman yang sama-sama memainkan game tersebut.

Puluhan sirkuit sudah disediakan oleh sang pengembang. Game balap yang mengutamakan drifting ini memang sangat memikat. Para pemain harus lihai melakukan power sliding agar bisa menambahkan boost untuk melaju lebih cepat. Semakin baik mereka melakukan drifting dan mendahului pemain lainnya, hasil yang diraih akan semakin bagus. Selain mode balapan biasa, ada juga mode item yang interaktif di mana para pebalap bisa melukai para pemain dengan pilihan senjata.

Game online yang bertumpu pada pengembangan karakter ini akan sangat terasa personal. Para pemain bisa mempercantik Avatar mereka serta membuat mobil kesayangan mereka jadi lebih cepat dengan bantuan mods. Dengan tawaran puluhan sirkuit dengan beragam tingkat kesulitan, balapan singkat di Speed Drifter bisa jadi pilihan para penggemar game action racing yang ingin mencoba di platform telepon genggam.

Cyber Hunter

Cyber Hunter

listadicibo.web.id – Cyber Hunter, Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa saat ini game dengan genre battle-royale sangat mendominasi, entah di konsol, PC, ataupun mobile sekalipun. Sebut saja game seperti Joker123, PUBG dan Fortnite yang sudah mendulang kesuksesan besar, siapa yang tidak tergiur untuk menawarkan konsep yang mirip?

NetEase adalah salah satu perusahaan game asal China yang belakangan ini sangat gencar merilis game battle-royale. Tidak tanggung-tanggung, sudah banyak game battle-royale yang saat ini telah mereka rilis, sebut saja Rules of Survival, Knives Out, dan juga Survivor Royale. Yang terbaru? Cyber Hunter yang sebelumnya diberinama Project: Battle.

Baca juga : Portal

NetEase tidak menyebutkan bahwa Cyber Hunter adalah game battle-royale pada umumnya atau sekedar fortnite, mereka menyebutkan bahwa Cyber Hunter adalah game dengan genre open-world survival. Faktanya, game tersebut tidak terlalu berbeda pada game battle-royale pada umumnya ketika perilisannya di tahap beta kemarin.

Para pemain akan dijatuhkan dari sebuah pesawat modern, dan turun menggunakan “hoving board” ke sebuah pulau. Setelah turun, para pemain diharuskan untuk mencari perlengkapan serta senjata untuk bertahan hidup. Tentu saja safe area akan semakin mengecil untuk menentukan siapa pemenangnya. Elemen seperti membangun sebuah lantai dan tangga tentu saja ditambahkan.

Salah satu satu elemen yang membuatnya berbeda di Cyber Hunter kamu bisa menggunakan berbagai kendaraan, termasuk mobil canggih yang bisa berjalan di sungai. Karena pada map yang ditawarkan sangat luas, terdapat beberapa pulau yang dipisahkan cukup jauh dengan sungai. Oh ya, para pemain juga bisa “manjat” untuk menggapai bangunan tinggi.

Untuk kualitas grafis yang dimilikinya, kami berani bilang bahwa Cyber Hunter memiliki kualitas di bawah Fortnite Mobile, meskipun sama-sama menggunakan Unreal Engine, bahkan dengan settingan Ultra sekalipun. Ya, mungkin NetEase benar-benar mengincar segmen pemainnya bagi mereka yang tidak bisa memainkan Fortnite Mobile yang terbilang cukup berat.

Bagi kamu yang memiliki smartphone canggih, Cyber Hunter mendukung framerate yang bahkan bisa mencapai 100 FPS lebih. Tapi, semua percuma jika layar smartphone kalian hanya 60Hz, karena akan tetap terasa seperti 60 FPS. Namun setidaknya Cyber Hunter sudah siap untuk kemajuan teknologi smartphone kedepannya.

Ada pilihan karakter, bisa dikostumisasi dengan cukup detail

Jika kamu memainkan game-game seperti Fortnite ataupun PUBG, karakter yang kamu pilih mungkin hanya ada dua pilihan, yaitu berjenis kelamin pria atau wanita dan kostumisasi rambut yang terbilang terbatas. Namun, di Cyber Hunter ada 4 karakter (di versi beta cuma tersedia 2), dengan “jenis” berbeda yang bisa kamu pilih sebagai “base karakter”. Ketika sudah memilihnya, kamu bisa mengkostumisasinya dengan berbagai hal, seperti mengganti bentuk muka, mata, rambut, ataupun warna kulit. Tentu saja semuanya gratis dan tersedia di awal permainan.

Cyber Hunter bisa dibilang memiliki kostumisasi karakter yang sangat lengkap jika dibandingkan dengan game bergenre “battle-royale” pada umumnya, tidak bisa dipungkiri lagi. Nah, ketika selesai membuat karakter, tentu saja untuk memperkeren yang dimiliki, nantinya akan ada berbagai “skin” untuk pakaian dan juga senjata.

Banyak bot di awal

Sepertinya ini bukan rahasia lagi dan memang menunjukkan identitas sebagai sebuah game battle-royale di perangkat mobile. Memainkan game battle-royale di mobile lebih mudah mendapatkan kemenangan dibandingkan memainkan versi PC. . Contohnya, ketika kamu bertemu dengan pemain lain. Pemain tersebut terlihat sangat bodoh sampai-sampai tidak bisa menembakmu sedikitpun, bahkan terkadang hanya berdiam diri ketika kamu memergokinya dari belakang.

Namun, jika sudah memasuki “30 besar” ke bawah, barulah adrenaline para pemain akan di uji dan bertemu sesama pemain lainnya. Ketika sudah rilis resmi nanti dan sudah ada mode “ranked” mungkin para pemain baru akan bisa merasakan game battle-royale sesungguhnya dari awal, karena di tahap beta ini baru ada mode kasual untuk mencicipi permainannya saja.

Kesimpulan
Cyber Hunter digadang-gadang akan “menjenggal” Fortnite dengan menawarkan mekanisme gameplay yang terbilang mirip, namun dengan berbagai polesan tersendiri ala NetEase, hingga kualitas grafis yang lebih ringan. Polesan tersebut hadir dengan kostumisasi karakter yang lebih detail, adanya kendaraan, bisa manjat, hingga map yang lebih luas yang menggambarkan sebagai game bergenre “open-world survival” seperti yang sang developer katakan.

Disisi lain, sepertinya NetEase belum berani keluar dari zona nyaman sang “Fortnite” dengan menawarkan mekanisme gameplay battle-royale yang tidak terlalu berbeda dari para pesaingnya. Namun karena ini masih tahap beta, kami rasa nanti NetEase “seharusnya” akan memoles Cyber Hunter jauh lebih baik lagi.

Daftar Game HP Grafis Terbaik Selain PUBG

Daftar Game HP Grafis Terbaik Selain PUBG

listadicibo.web.id – Daftar Game HP Grafis Terbaik Selain PUBG,  Baru membuka lembaran baru, namun di awal 2019 sudah muncul beberapa game dengan grafis terbaik dan tampaknya bakal masuk nominasi game Android terbaik di tahun ini.

Mungkin Game PUBG sudah terlalu mainstream untuk di review, ternyata masih banyak game android lain yang memiliki tampilan grafis dan gameplay yang baik, kali ini kami akan merangkum beberapa game android dengan grafis terbaik:

Cyber Hunter
HP Android kamu nggak sanggup buat main game Fortnite Mobile? Nggak perlu panik!Kamu bisa coba mainin Cyber Hunter, game battle royale yang nggak cuma bisa nembak-menembak saja. Kamu juga bisa membuat benteng dan kendaraan dengan membangunnya.

Kualitas grafis dan game yang dikembangkan NetEase ini sangat bagus dan hampir setara PlayStation 4, namun terbilang ringan untuk kamu mainkan.Buat kamu yang penasaran dan bosan dengan game battle royale yang biasa-biasa saja, wajib cobain deh!

Developer : NetEase Games
OS Minimal : Android 4.0+
Ukuran : 64MB (belum termasuk data in-game)
Rating (Google Play) 4.3/5.0

Review selanjutnya : Cyber Hunter

Garena Speed Drifters
Hadir dengan membawa genre baru, Garena Speed Drifters menjadi salah satu game yang wajib kamu mainkan di tahun 2019.

Secara gameplay, game balapan yang satu ini bukan hanya soal adu cepat doang! Kamu bisa menggunakan berbagai item, layaknya saat bermain game CTR loh.

Developer : Garena Games Online
OS Minimal : Android 4.0.3+
Ukuran : 33MB (belum termasuk data in-game)
Rating (Google Play) 4.2/5.0

Review selanjutnya : Garena Speed Drifters

LifeAfter
Jika sebelumnya kamu pernah bermain game Last Day on Earth, mungkin nggak butuh waktu lama buat beradaptasi dengan game survival yang satu ini.

Game LifeAfter yang dikembangkan oleh NetEase memberikan kualitas grafis setara game PC atau konsol game, guys. Di sini kamu nggak cuma harus bertahan hidup di dunia pascakiamat, melainkan juga menghadapi gerombolan zombie yang siap menyerang kamu.

Developer : NetEase Games
OS Minimal ; Android 4.0+
Ukuran ; 25MB (belum termasuk data in-game)
Rating (Google Play) 4.2/5.0

Review selanjutnya : LifeAfter

Life is Strange Mobile
Versi mobile dari game PC dan konsol yang dirilis pertama kali pada 2015, akhirnya hadir di smartphone Android. Life is Strange Mobile merupakan game Android terbaik 2019 yang nggak cuma memiliki grafis mantap, tapi juga kualitas story yang nggak main-main yang perlu anda lakukan adalah download sv388 sabung ayam terlebih dahulu di smartphone anda.

Misi utama kamu adalah untuk menentukan jalan cerita selanjutnya dengan memilih berbagai opsi yang tersedia. Sayangnya untuk menikmati versi full kamu harus membayar sejumlah uang.

Developer : SQUARE ENIX Ltd
OS Minimal : Android 6.0+
Ukuran : 35MB (belum termasuk data in-game)
Rating (Google Play) 4.3/5.0

Review selanjutnya : Life is Strange Mobile

Portal

Portal

listadicibo.web.id – Portal, Tahun 2007, Valve sebagai pengembang game legendaris Half-Life membuat sebuah game yang super unik. Game dengan nama Portal merupakan gabungan dari game action first person dan puzzle.

Portal menggunakan metode fisika yang akurat untuk mengatur pergerakan semua benda dan tembakan yang bisa membuat gerbang (Portal). Keunikannya tersebut membuat Portal berhasil menjadi salah satu game terbaik tahun 2007 dan muncul rencana dibuatnya Portal 2. Setelah hampir empat tahun berlalu, Portal 2 hadir dengan perubahan yang segar dan tentunya masih memegang teguh keunikannya, yaitu gerbang dimensi ajaibnya.

banyak melakukan pengumpatan dan membanting stick controllermu.

Baca juga : Torchlight II

Walaupun Portal dan Portal 2 menggunakan engine game yang sama, yaitu Source, tetapi kualitas tampilannya berhasil ditingkatkan cukup jauh. Hal paling mencolok yang terlihat di Portal 2 adalah kemajuan efek fisik yang melompat jauh dibandingkan sebelumnya. Efek tersebut dapat dilihat di berbagai kesempatan, mulai dari lingkungan yang rontok berkeping-keping hingga pergerakan benda yang dipengaruhi gravitasi. Semua terlihat begitu alami dan tidak berlebihan, seperti yang biasanya terlihat di engine Havoc. Kudos untuk engine Source!

Anda tidak mengetahui Portal? Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Portal adalah gabungan dari game action dan puzzle. Jadi, Anda akan menyelesaikan teka-teki yang cukup rumit dengan kamera orang pertama (first person). Mirip seperti ketika Anda bermain game shooter, seperti Half-Life dan Left4Dead. Namun, puzzle yang Anda temui dalam game ini bukan teka-teki membosankan.

Anda akan berurusan dengan manipulasi hukum fisika dengan bantuan sebuah senjata unik bernama “Aperture Science Handheld Portal Device” atau pendeknya Portal Gun. Peluru dari senjata ini bukan berguna untuk menembak musuh, melainkan untuk membuat sebuah portal (gerbang) dimensi yang berhubungan. Anda dapat menembakkan dua jenis portal, yaitu portal biru dan oranye. Benda yang melewati salah satu portal tersebut akan muncul dari portal yang lain.

Bagaimana? Anda masih bingung? Singkatnya begini; tembakkan satu portal, misalnya portal biru ke tembok dekat Anda. Kemudian, tembak portal oranye ke tembok lain yang letaknya jauh lebih tinggi dari posisi Anda. Setelah itu, Anda tinggal masuk ke portal terdekat tadi dan muncul di portal yang jauh! Portal tersebut bukan hanya berguna untuk memindahkan posisi saja. Hukum gravitasi juga berlaku di sini. Bayangkan Anda berada di tempat yang tinggi dan ingin melemparkan diri Anda ke posisi yang berada jauh di depan.

Cukup tembak portal ke tanah yang ada jauh di bawah dan tembak satu portal lagi ke dinding bersudut 45 derajat yang mengarah ke posisi yang jauh tadi. Kemudian, lompat ke portal di bawah dan seperti yang telah Anda ketahui, gaya gravitasi akan mempercepat laju jatuh Anda. Kecepatan itu akan melempar Anda ke posisi yang jauh ketika melewati portal yang satunya lagi! Konsep puzzle yang luar biasa! Portal yang bisa dibuat secara bersamaan hanya dua buah. Jadi, Anda harus memikirkan dengan seksama posisi dan efek yang ditimbulkan kedua portal tersebut

Torchlight II

Torchlight II

listadicibo.web.id – Torchlight II, Bagi mereka yang menggemari game-game action RPG bergaya kamera isometrik, Setelah kesuksesan seri pertama yang juga mendapatkan review positif dan pujian dari banyak kalangan, Runic Games akhirnya merilis secara resmi seri keduanya – Torchlight II.

Ia menciptakan sebuah atmosfer permainan yang sudah pasti sudah dirindukan oleh banyak gamer penggemar genre, tentu dalam kualitas yang tidak dapat diremehkan. Sebuah paket nostalgic yang luar biasa.

Lantas apa yang membuat kami dengan berani menyatakan bahwa Torchlight II datang dengan performa yang jauh lebih baik dari Diablo 3? Apa yang sebenarnya ditawarkan Runic di seri terbaru ini? Kami akan mengupasnya lebih dalam.

banyak melakukan pengumpatan dan membanting stick controllermu.

Baca juga : Max Payne 2: The Fall of Max Payne

Plot
Torchlight II diposisikan sebagai sebuah sekuel resmi dari Torchlight pertama. Setelah ketiga pahlawan di seri pertama berhasil mengalahkan dan mengurung Ordrak – sang sumber masalah di seri pertama, dunia Torchlight hidup dalam masa-masa damai. Sayangnya, tidak berlangsung lama. Bertahun-tahun setelahnya, seorang misterius yang disebut sebagai The Alchemist justru berambisi untuk memanfaatkan hati sang Ordrak sendiri, sebuah artifak yang disebut sebagai the Heart of Ordrak.

Sebagian besar dari Anda, terutama gamer penggemar Diablo 3, mungkin cukup kebingungan dengan keberanian kami untuk menjadikan Torchlight 2 sebagai sebuah standar game RPG isometrik yang baru, mengalahkan nama besar Diablo 3 yang sudah ditunggu bertahun-tahun lamanya.

Ini tentu hanya berlaku bagi para gamer yang sudah sempat menikmati dua seri pertama Diablo dan menikmati bagaimana Blizzard menciptakan sebuah mekanisme gameplay yang akan terus merangsang naluri role-playing Anda.

Sesuatu yang harus diakui, gagal dilakukan oleh Diablo 3 yang datang dengan perubahan gameplay yang sangat signifikan. Diablo 3 dibangun dengan basis MMO, namun dengan dunia yang tergolong sempit. Selain itu Blizzard datang dengan beragam perubahan radikal yang hampir membuat seri ini kehilangan identitas. Di sisi lain, Anda justru akan menemukan semua hal yang Anda inginkan tersebut di Torchlight II.

Torchlight II adalah sebuah game action RPG isometrik klasik yang memang sempat menjadi tren di masa lalu. Anda hanya akan mengandalkan mouse untuk melakukan pergerakan dan menyerang setiap musuh yang Anda temui sepanjang permainan.

Sejak awal, kami selalu menyebutnya sebagai kesempata untuk menikmati sebuah RPG isometrik klasik ala dua seri awal Diablo. Bagi Anda yang sempat merasakan mekansime ini di masa lalu, Torchlight II menawarkan semua elemen yang akan menyempurnakan sisi role-playing yang Anda butuhkan.

Tidak hanya sekedar level dan looting, Anda kembali akan menemui sistem attribute points dan skill points yang membuka kebebasan untuk menciptakan karakter apapun yang Anda inginkan.

Max Payne 2: The Fall of Max Payne

Max Payne 2 The Fall of Max Payne
listadicibo.web.id – Max Payne yang didevelop oleh Remedy Entertainment ini sejak pertama dikenalkan pada tahun 2002 lalu telah mendobrak dunia gaming dengan sistem bullet time, story gritty noire dengan banyak referensi norse yang baik, grafis yang bisa dibilang sangat bagus untuk jamannya ditambah dengan cutscene comical yang nggak biasa.
Berkat itu, Max Payne dan sekuelnya yaitu Max Payne 2: Fall of Max Payne mendapatkan banyak kritik positif dari situs game internasional meskipun sayangnya dari segi penjualan kurang laku.

banyak melakukan pengumpatan dan membanting stick controllermu.

Baca juga : Dark Souls III

Kini pihak publisher yaitu Rockstar Games memindahkan peran developer dari Remedy ke Rockstar Vancouver dan mendeploy engine RAGE mereka yang sukses menjadikan GTA IV dan Red Dead Redemption sandbox terbaik dan ter-realistis untuk saat ini kedalam kap mesin Max Payne 3.
Kini, setelah mengalami multiple delay sejak tahun 2009 akhirnya saya pun dapat memainkan Max Payne 3 (MP3). Setelah memainkannya, Saya sangat yakin jika pembaca terutama fans shooter akan sangat menyukai semua yang kalian temukan disini.
Story MP3 ini berkisah 8 taun setelah Max Payne 2 berakhir,dimana Max berpindah kampung halaman dari dinginnya New York menuju Panasnya Sao Paulo,Brazil. Ia pun juga beralih profesi dari detektif NYPD menjadi bodyguard seorang pengusaha kaya bernama Rodrigo Branco dan juga istrinya yaitu Fabiana.
Selama game ini berlangsung, terdapat sekali flashback tentang mengapa Max bisa berakhir di Sao Paulo dan juga regresi mental dan fisik Max. Sayangnya, elemen mitologi norse dan juga supernatural dihapuskan dan diganti dengan tema politik, gang war, narkoba, trafficking dan tentunya betrayal.
Kota Sao Paulo sendiri digambarkan dengan sangat otentik, mulai dari penthouse, nightclub termewah, sungai hingga kotornya favela dapat membuat kalian berdecak kagum saat melihatnya bahkan saya sendiri pun dalam setengah detik bisa merasakan bagaimana jijik hidup di favela.
Gameplay sendiri cukup straightforward dan standar hampir seluruh TPS post Gears of War dimana kalian mampu untuk cover, blindfire dan memiliki perspektif over the shoulder. Namun,2 hal yang telah menjadi trademark seri Max Payne dari hari pertama yaitu Bullet Time dan Shootdodge.
Bullet time yang terinspirasi dari film John Woo maupun The Matrix ini memungkinkan kalian untuk melambatkan waktu dan membunuh musuh yang ada selama gauge anda belum terkuras habis dan shootdodge, seperti telah dijelaskan namanya tak lain dan tak bukan adalah bullet time saat anda melakukan dive/lompatan ke arah yang kalian inginkan dan kerennya lagi, setelah itu kalian berada di posisi prone, lebih kerennya lagi kalian mampu berputar 360 derajat sambil menembaki musuh yang mendatangi kalian,
Hal inilah yang menurut saya sangat inovatif dan mampu membedakan MP3 dari pesaingnya namun berbeda dengan prekuelnya jika anda melakukan shootdodge ke suatu objek maka kalian akan melakukan sliding sambil menembak, kini dengan implementasi Physic Euphoria jika kalian shootdodge kearah suatu objek maka seringkali kalian malah terpental dan stun sehingga memberi kesempatan mereka untuk menembaki kalian jadi berpikir sebelum shootdodge sangatlah dianjurkan.
AI sendiri bisa dibilang cukup pintar dan bertindak sangat realistis mengikuti keadaan misalnya seperti jika kalian terjatuh maka mereka langsung akan mengerubungi dan menembaki kalian, untungnya untuk menghadapi AI yang cukup susah ini juga disediakan fitur last man standing seperti halnya second wind Borderlands dimana jika kalian kehabisan darah namun masih memiliki persediaan painkiller maka kalian akan masuk ke bullet time dan jika kalian tepat waktu menghabisi musuh yang membunuh anda maka kalian langsung bangkit lagi.
Untuk pertama kalinya di serial Max Payne, kini juga terdapat multiplayer yang berfokus pada gang dan yang membuat lebih menarik adalah nantinya kalian mampu mengimpor gang anda kedalam multiplayer GTA V dan mode multiplayer yang tersedia adalah Payne killer, Gang Wars, Survivor, Grab, Last Man dan Takedown.
Untuk grafis, dengan engine RAGE dan juga Physic Euphoria MP3 tampil hampir sempurna bahkan saya bilang inilah TPS paling realistis untuk saat ini. Mulai dari animasi pergerakan yang sangatlah realistis, setiap musuh terakhir yang kalian bunuh akan ditampilkan lewat killcam yang cukup gory, efek cuaca mulai dari salju di New Jersey, hujan hingga cerahnya matahari misi panoramik diatap yang sangat memanjakan mata dan juga setpiece yang sepertinya diambil langsung dari textbook Uncharted 2 dan saya sangat yakin jika anda melihat event tersebut maka kalian tak akan berkedip sedetik pun (hint: setpiece tersebut melibatkan api,sangat banyak api).
James Mccaffrey selaku pengisi suara prekuelnya pun kembali menjadi pengisi suara Max Payne dan juga kini ia pun berperan sebagai aktor motion capturenya, selain itu voice acting lainnya serta musiknya sangat berperan sehingga MP3 terasa sangat autentik mulai dari dude bro, 80% dialog menggunakan bahasa portugis, background musik yang terasa realistis hingga soundtrack dari HEALTH saya rasa cukup memuaskan telinga sepanjang bermain.
Sayangnya, MP3 masih memiliki kekurangan yaitu detail tekstur dan lighting yang mesti bertekuk lutut ke Gears 3 maupun Resident Evil 5,campaign yang mampu saya tamatkan dalam 7 jam di difficulty hard, cerita yang predictable, framerate yang sering sekali drop dalam kondisi ramai dan juga terkadang berasa claustrophobic.
Namun tentunya hal itu tidak menghalangi MP3 untuk mendapatkan 9/10 dalam review ini dan juga sangat saya rekomendasikan bagi pembaca yang merupakan fans Shooter maupun fanatik game Rockstar atau kalian yang mencari wild ride selama 7-10 jam dilayar tv anda..MP3 mampu memuaskannya.

Dark Souls III

Dark Souls III

listadicibo.web.id – Dark souls III adalah salah satu game PC yang dibilang sebagai game yang mendapat kan rating tinggi dari komunitas game PC internasional. Karena game ini mendatangkan lebih banyak kesusahan dan boss yang lebih ekstrem dari seri souls sebelumnya.

Plot
Di dark souls III,kita berperan sebagai unkindled. Kamu di tugaskan untuk merebut tahta dari Lord of Cinder. Seperti game dark souls sebelumnya, cerita yang di berikan Dark Souls akan berasal dari percakapan kita dengan npc yang ada.Cerita yang ada di dalam Dark Souls III memang penuh dengan ketidakjelasan seperti seri sebelumnya, Namun biasanya gamer akan menghiraukan cerita dari Dark Souls III dan lebih banyak melakukan pengumpatan dan membanting stick controllermu.

Baca juga : Life is Strange Mobile

Grafis
Bisa di lihat bahwa grafis Dark Souls III mengalami penginkatan jauh dengan game Dark Souls versi sebelumnya. Dark Souls III membawakan grafis yang lebih jelas dan terlihat lebih nyata. Skill-skill terlihat lebih memiliki banyak effect.

World
Dark Souls III mengambil latar di sebuah tempat bernama Lothric yang terlihat kotor namun penuh dengan detail. Lothric terlihat seperti kastil tua di mana tidak ada orang yang meninggalinya,sehingga ini membuat tempat ini menjadi nyata dan seram.Namun hal tersebut tidak membuat dunia itu tidak menarik untuk dijelajahi.

Seperi Dark Souls sebelumnya, dunia di Dark Souls III juga sangat luas untuk di jelajahi,kamu bisa tersesat dan terulang-ulang kembali ke tempat yang sama.Kamu akan menemukan berbagai rahasia diberbagai sudut tempat. Rahasia tersebut bisa berupa barang, musuh, atau mungkin malah perangkap.

Gameplay
Susah itu sudah pasti menjadi ciri khas dari game ini. Kematian juga bukan hal yang biasa di Dark Souls III. Gameplay dari game ini mendatangkan unsur dari Bloodborne,sehingga membuat gameplay dari game ini menjadi sedikit lebih cepat dari sebelumnya,Namun tidak secepat Bloodborne. Dark Souls III juga datang dengan fitur baru, yaitu FP yang berfungsi untuk mengeluarkan skill magic ataupun weapon skill.

Musuh di Dark Souls kali ini memiliki move set dan gerakan yang unik,Sehingga membuat mereka susah sekali untuk dilawan. Bahkan musuh yang terlihat lemah saja dapat membunuhmu jika kamu lengah. Gerakan musuh sangat beragam dan juga cepat,sehingga membuatmu merasakan sensasi bertarung yang baru.

Multiplayer
Di game ini kamu bisa melakukan multiplayer, yang berarti kamu tidak perlu bersusah payah melawan musuh sendirian. Dan kamu juga bisa membantu orang lain dalam melawan musuh. Dan di sini kamu juga dapat di invade oleh orang lain, mereka datang dengan tujuan untuk membunuhmu, namun kamu juga bisa membunuh mereka kembali. Dan kamu juga bisa melukan PVP di Dark

Kesimpulan
Dark Souls III merupakan game yang sangat memuaskan, dan patut untuk dibeli. Karena gameplay yang bagus dan juga tingkat kesusahan yang tinggi sehingga membuat game ini menarik untuk dimainkan. Meskipun game ini susah tapi game ini sangat memberikan kamu reward dan kepuasan yang sebanding dengan kesusahannya.

Daftar Game PC Anti Mainstream Rating Tinggi

Daftar Game PC Anti Mainstream Rating Tinggi

listadicibo.web.id – Daftar Game PC Anti Mainstream Rating Tinggi,  Bagi banyak gamer di Indonesia, PC masih jadi pilihan platform utama dalam bermain game. Game PC cukup banyak dan dalam beragam ganre, tapi ada beberapa game yang mungkin cukup memoriable, sehingga sulit di lupakan.

Mungkin bagi gamers pc di di Indonesia biasanya cuma taunya game bola atau game maintream lainnya. Namun ternyata banyak game yang tidak begitu mainstream tapi mendapat rating tinggi dari komunitas gamer PC internasional.

Penilaian bukan hanya dilakukan berdasarkan jumlah penjualan maupun grafis yang ditawarkan, namun dari berbagai macak aspek, seperti cerita dari game dan juga gameplay nya.

Dark Souls III
From Software, Bandai Namco Games, 2016
Role-Playing » Action RPG

Di dark souls III,kita berperan sebagai unkindled. Kamu di tugaskan untuk merebut tahta dari Lord of Cinder. Seperti game dark souls sebelumnya, cerita yang di berikan Dark Souls akan berasal dari percakapan kita dengan npc yang ada.Cerita yang ada di dalam Dark Souls III memang penuh dengan ketidakjelasan seperti seri sebelumnya.

Keterangan Selanjutnya : Dark Souls III

Max Payne 2: The Fall of Max Payne
Remedy Entertainment, Rockstar Games, 2012
Action » Shooter » Third-Person » Arcade

Story MP3 ini berkisah 8 taun setelah Max Payne 2 berakhir,dimana Max berpindah kampung halaman dari dinginnya New York menuju Panasnya Sao Paulo,Brazil. Ia pun juga beralih profesi dari detektif NYPD menjadi bodyguard seorang pengusaha kaya bernama Rodrigo Branco dan juga istrinya yaitu Fabiana.

Keterangan Selanjutnya : Max Payne 2

Torchlight II
Runic Games, 2012
Role-Playing » Action RPG

Ia menciptakan sebuah atmosfer permainan yang sudah pasti sudah dirindukan oleh banyak gamer penggemar genre, tentu dalam kualitas yang tidak dapat diremehkan. Sebuah paket nostalgic yang luar biasa.

Keterangan Selanjutnya : Torchlight II

Portal
Valve Software, 2007
Action » Shooter » First-Person » Arcade

Portal menggunakan metode fisika yang akurat untuk mengatur pergerakan semua benda dan tembakan yang bisa membuat gerbang (Portal). Keunikannya tersebut membuat Portal berhasil menjadi salah satu game terbaik tahun 2007 dan muncul rencana dibuatnya Portal 2

Keterangan Selanjutnya : Portal

Life is Strange Mobile

Life is Strange Mobile

listadicibo.web.id – Life is Strange Mobile, Masih ingat dengan video game Life is Strange yang pernah rilis untuk konsol Xbox 360, PlayStation 3, dan PC? Kini video game yang dikembangkan oleh Dontnod Entertainment dan dirilis oleh Square Enix tersebut juga telah hadir untuk perangkat mobile khususnya iOS.

Mengikuti jejak Telltales Games yang sukses melempar video game The Walking Dead untuk perangkat mobile, Square Enix sepertinya tak mau kalah dengan menghadirkan Life is Strange sebagai game mobile pertama yang menawarkan pengalaman interaktif.

Baca juga :LifeAfter

Pada 15 Desember 2017 lalu Square Enix merilis Life is Strange versi mobile untuk perangkat iOS. Versi mobile ini tak lagi ditangani oleh developer Dontnod Entertainment, melainkan developer Black Wing Foundation. Berbeda dengan game mobile lainnya yang banyak berfokus pada sisi action, Life is Strange Mobile justru lebih menonjolkan kekuatan cerita. Mekanisme kontrol yang sederhana membuat pengalaman bermain Life is Strange versi mobile menjadi lebih mudah dan menyenangkan karena dapat dirasakan di manapun dan kapanpun.

Life is Strange berkisah tentang kehidupan seputar sang protagonis, Maxine Caulfield ,seorang remaja wanita berusia 18 tahun yang tengah menjalani masa studinya setelah memperoleh beasiswa di Blackwell Academy, kampus tempat tinggal masa kecilnya di Arcadia Bay, Oregon. Max beruntung mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya untuk menekuni bidang fotografi.

Di tengah masa studinya, Max mengalami kejadian mengejutkan yang memicu kekuatan supernaturalnya untuk memanipulasi waktu dan kembali ke masa lampau. Entah bagaimana caranya Max bisa belajar cara mengendalikan kekuatannya ini dengan cepat, agak terkesan janggal. Rentang waktu yang dapat dimundurkan Max dalam gameplay tidak terlalu jauh, tapi di beberapa adegan di luar kontrol pemain, dia bisa mundur melompati waktu cukup jauh.

Dalam perjalannya, Max harus berhadapan dengan beberapa misteri yang menghantuinya dan seolah kekuatan yang dimiliknya adalah jawaban dari misteri tersebut. Salah satu misteri yang akan dihadapi oleh Max di antaranya seperti hilangnya primadona kampus Blackwell, Rachel Amber, yang misterius. Misteri selanjutnya adalah kejadian sebuah tornado besar yang menghantam Arcadia Bay yang ia lihat sebelum mendapatkan kekuatannya.